5 Bahaya menikah dibawah Umur !! kamu wajib tahu
Zaman dahulu, banyak di antara kakek nenek atau ayah dan ibu kita menikah di usia yang relatif muda. Fenomena ini berlanjut hingga masa kini. Meskipun UU Perkawinan telah menetapkan batas minimal usia menikah 16 tahun untuk wanita dan 19 tahun untuk pria, ternyata masih banyak yang menikah jauh di bawah umur minimal tersebut. Padahal, pernikahan di umur tersebut cukup beresiko dan menyimpan bahaya.
Berikut adalah bahaya menikah dibawah Umur ;
1. Terjadinya kelaparan
Banyak yang menikah muda memutuskan untuk berhenti dari pendidikannya demi berfokus pada rumah tangga. Hal ini menyebabkan mata pencaharian yang dimiliki hanya sesuai atau di bawah standard pendidikan yang dimiliki sehingga seringkali tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kelaparan dan malnutrisi pada anak-anak.
2. Resiko Kematian Ibu dan Anak Yang Tinggi
Secara fisik, banyak wanita yang masih belum siap untuk berhubungan seks, mengandung, dan melahirkan anak. Ketidaksiapan ini bisa terjadi karena ukuran lingkar pinggang yang terlalu kecil atau perkembangan rahim yang belum optimal. Hal ini tentunya menyebabkan komplikasi saat kehamilan dan kelahiran seperti contoh fistula obstetrik. Fistula obstetrik disebabkan adanya tekanan dari kepala bayi ke dinding vagina mengakibatkan jaringan vagina membusuk.
3. Penyakit Menular Seksual
Pada pasangan yang terlalu muda, masih banyak yang tidak mengetahui pentingnya kontrasepsi diakibatkan oleh tingkat pendidikan mereka, belum lagi biaya alat kontrasepsi yang masih dianggap terlalu tinggi bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Sebagai akibatnya, mereka akan lebih rawan untuk mengalami penyakit menular seksual seperti kencing nanah, sifilis, hingga HIV bahkan kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV.
4. Stunting atau kerdil pada anak yang dilahirkan
Pernikahan pada usia yang terlalu dini ternyata berdampak pada perkembangan fisik dan mental keturunan yang dilahirkannya. Hal ini berdasarkan fakta bahwa 33.5% anak stunting dilahirkan oleh ibu yang berusia di bawah 20 tahun. Akibat dari stunting selain perawakan anak yang lebih kecil daripada anak-anak seusianya adalah masalah kesehatan seperti jantung dan pembuluh darah serta keterlambatan pada perkembangan mental.
5. Meningkatnya Penyakit Mental
Selain penyakit fisik, menikah terlalu muda juga menyebabkan penyakit mental. Sebuah studi menyatakan bahwa pernikahan terlalu muda meningkatkan resiko penyakit mental seperti depresi, depresi pasca melahirkan, dan gangguan bipolar sebesar 41%. Bayangkan saja, ketika anak seusianya sudah bisa bermain, belajar, dan meneruskan cita-cita, mereka disibukkan dengan berbagai persoalan rumit mengenai rumah tangga dan anak yang jauh di luar jangkauan mereka. Belum lagi permasalahan ekonomi. Hal ini juga menjelaskan tingginya angka perceraian pada pasangan yang menikah muda.
Nah itu tadi bahaya menikah di bawah umur, semoga bermanfaat ya...
dan jangan lupa baca artikel lainnya juga ^_^





Belum ada Komentar untuk "5 Bahaya menikah dibawah Umur !! kamu wajib tahu"
Posting Komentar