13 Tips Mengisi Waktu Luang Di Bulan Suci Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan karena pada bulan ini setiap amalan ibadah umat Islam balasannya akan dilipatgandakan.
Betapa beruntungnya apabila kita sebagai umat Islam dapat memanfaatkan momen ini sebagai ladang pahala dan mencari berkah Ramadhan. Selain itu, alangkah baiknya jika di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini kita dapat menyempurnakan ibadah wajib dan meningkatkan amalan-amalan yang sunah.
Bagaiman caranya? Melakukan kegiatan keagamaan untuk mengisi bulan Ramadhan tidak hanya dilakukan di rumah saja dengan keluarga, tetapi juga dapat dilakukan di sekolah. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan di sekolah untuk meningkatkan keimanan kita di antaranya:
- berpuasa,
- salat sunnah dhuha dan salat wajib berjama’ah,
- tadarus surat pendek al-quran dan hafalan doa harian,
- salat tarawih, dan memberikan sedekah atau zakat.
Apa saja kegiatan yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang di bulan ramadhan?
Berikut kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di bulan Ramadhan penuh berkah:
1.Tadarus (Membaca Alqur'an)
Tadarus Al-Qur’an adalah cara pertama yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif di bulan Ramadhan, hal ini tentu saja menjadi cara kita mencari pahala dan juga berkah untuk kehidupan, karena dengan membaca Al-Qur’an sama saja langkah kita untuk semakin mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Jika mungkin di hari-hari biasa kita jarang membaca ayat suci Al-Qur’an, maka ini adalah kesempatan yang penuh dengan berkah, jangan disia-siakan, mudah-mudahan bisa menjadi kebiasaan nantinya, meski Ramadhan telah usai.
2. Mendengarkan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an
Tips mengisi waktu luang saat Ramadhan yang selanjutnya adalah dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, entah di masjid, acara televisi, radio, atau aplikasi yang saat ini sangat mudah untuk di download via smartphone. Dengan mendengarkan lantunan ayat suci pun hati kita bisa menjadi lebih tenang dan sabar hingga tak terasa adzan maghrib pun berkumandang.
3. Membantu Orangtua
Selain tadarus Al-Quran yang dapat kita lakukan dalam mengerjakan waktu luang di bulan puasa ada juga yang bisa kalian lakukan yaitu adalah membantu orangtua. Nah pasti orangtua kalian terutama ibu sangat repot sekali kan untuk menyajikan menu berbuka puasa nanti.
Daripada kalian hanya main hp saja alangkah lebih baik kalau misalkan kita membantu orangtua dengan hati yang ikhlas, karena banyak sekali manfaat membantu orang tua yang pasti kalian ketahui terutama membantu ibu wah pahala nya banyak tuh gaes.
Terutama para perempuan nih yang biasanya mager di bulan puasa dan males ngapa-ngapain dan daripada nungguin doi bales chatan kalian maka kalian bisa gunakan waktu tersebut untuk sekedar membantu menghidangkan menu berbuka puasa dan lain-lain.
Atau daripada upload foto makanan, minuman disaat siang hari yang jelas tidak ada manfaatnya lebih baik bantu-bantu orang tua. Selain mendapatkan pahala kegiatan di bulan ramadhan kita juga lebih berwarna dan memiliki berjuta makna.
4. Membuat Takjil Untuk Buka Puasa
Nah ini nih yang mungkin sangat asik sekali, rutinitas positif saat bulan puasa itu banyak sekali ya gaes dan itu sangat mudah sekali di kerjakan. Seperti yang kita ketahui bahwa bulan ramadhan tidak jauh dari yang namanya takjil untuk buka puasa.
Mungkin masih ada yang belum paham mengenai takjil maka saya berikan sedikit penjelasan ya gaes, jadi takjil itu bisa dibilang sebagai hidangan yang bisa dikonsumsi untuk berbuka puasa. Jadi pengertian takjil ramadhan ini ya hidangan yang bisa dimakan untuk berbuka puasa.
Nah daripada kalian boring dan bingung mengenai kegiatan apa yang asik saat bulan puasa maka kalian bisa mengisi kegiatan tersebut dengan membuat takjil untuk berbuka puasa. Mau laki-laki ataupun perempuan saya rasa sah-sah saja ya ikut serta dalam membuat takjil ramadhan yang lezat.
Adapun menu-menu takjil di bulan ramadhan yang bisa kalian buat adalah sebagai berikut :
- Kolak Pisang
- Biji SalakEs Teh
- Es Campur Dll.
Nah diatas adalah beberapa referensi untuk bikin takjil di bulan ramadhan yang lezat dan b isa dinikmati saat sudah tiba waktunya buka puasa.
5. Membagikan Takjil Gratis
Kalau kamu sedang memiliki rezeki lebih, dan mempunyai waktu luang, kamu bisa mengisinya dengan menyiapkan takjil untuk kemudian kamu bagikan pada orang-orang secara gratis. Bisa kamu kirimkan ke masjid terdekat dari tempat tinggal, atau mungkin kamu mau keluar sedikit, dan membagikannya pada para pengguna jalan yang sekiranya harus melewati waktu berbuka puasa di perjalanan. Menyenangkan, bukan?
6. Bersilaturahmi
Terkadang bersilaturahmi hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan, tepatnya ketika hari lebaran. Padahal silaturahmi bisa dilakukan kapan saja bahkan ketika hari puasa. Bersilaturahmi pada bulan puasa tidak harus membatalkan puasa karena adanya pertemuan, melainkan dilakukan saat buka puasa bersama yang lebih sering disebut bukber. Buka bersama yang dilakukan dapat mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin, baik itu dalam organisasi, ikatan alumni, atau kelompok-kelompok lainnya. Selain mempererat silaturahmi bisa juga dengan saling bertukar pikiran dan pengalaman yang positif.
7. Bersedekah
Banyak orang yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Mereka lebih membutuhkan belas kasihan dari orang-orang yang mampu. Dibulan yang penuh berkah Allah menjamin pahala yang berlipat ganda untuk mereka yang saling membantu dalam kesusahan. Akan bertambah pahala apabila kita mampu menyisihkan sebagian jerih payah dan usaha kita untuk saudara-saudara yang membutuhkan. Tidak harus dalam jumlah besar, bisa saja dengan mengunjungi panti asuhan dengan memberikan beberapa barang baru ataupun bekas yang masih layak pakai kepada mereka. Senyum mereka akan menjadi ketenangan dihati kita, bersedekahlah.
8. Mengikuti kegiatan pesantren kilat (sanlat)
Pesantren kilat biasanya diselenggarakan pihak sekolah setiap bulan Ramadhan sebagai kegiatan tambahan dalam rangka meningkatkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Kegiatan pesantren kilat ini dikemas dengan mengadaptasi suasana pesantren yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah, agar terlihat menarik dan dapat menambah wawasan keagamaan serta dapat mengisi waktu menunggu berbuka puasa.
9. Mengerjakan Sholat Sunah
Shalat dalam Islam ada dua kategori: shalat wajib dan shalat sunnah. Shalat wajib adalah shalat yang wajib dikerjakan bagi orang yang sudah memenuhi persyaratannya. Sementara shalat sunnah adalah shalat yang sangat dianjurkan mengerjakannya, dan tidak berdosa bila meninggalkannya.
Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan adalah shalat sunnah rawatib, yaitu shalat sunnah yang dikerjakan sebelum atau setelah shalat wajib. Syeikh al-Nawawi al-Banteni dalam Nihayatul Zein menjelaskan shalat sunnah yang dianjurkan adalah dua raka’at sebelum shubuh, empat raka’at sebelum dan setelah Dzuhur, empat raka’at sebelum Ashar, dua raka’at sebelum dan setelah shalat Isya.
Dalam beberapa hadis disebutkan orang yang mengerjakan shalat sunnah sebelum Shubuh akan memperoleh kebaikan yang lebih baik dari dunia dan seisinya. Rasulullah berkata, “Dua raka’at shalat sunnah shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya.”
Sementara shalah sunnah empat raka’at sebelum dan sesudah Dzuhur dianjurkan karena dalam hadis riwayat al-Bukhari dikatakan bahwa Rasulullah tidak pernah meninggalkan shalat sunnah empat raka’at sebelum dzuhur. Begitu juga empat rakaat setelah shalat Dzuhur, karena Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menjaga shalat empat rakaat sebelum dan setelah Dzuhur, Allah akan memeliharanya dari api neraka”.
Disunnahkan juga shalat sunnah empat raka’at sebelum Ashar, sebab Rasulullah SAW mengatakan, “Allah mengasihi orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar”.
Kemudian disunnahkan shalat sunnah setelah Maghrib, karena dalam hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim, “Rasulullah SAW dua raka’at sebelum dan sesudah Dzuhur, dua Raka’at setelah Magrib, dan dua raka’at setelah Isya”.
10. Membaca buku bertema keagamaan
Membaca dapat menjadi pengisi waktu berpuasa dan pengusir rasa bosan. Buku-buku mengenai kisah para Nabi atau tentang ilmu-ilmu fiqih dapat menjadi pilihan untuk menunggu waktu berbuka puasa.
11. Mengenal dan belajar kesenian Islam
Kesenian Islam sangat menarik dan beragam untuk dipelajari. Kesenian ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kesenian Islam banyak dijumpai ketika kita mempelajari dan mengenal tentang Islam, di antaranya tilawatil qur’an dan menulis kaligrafi. Adapun kesenian Islam yang saat ini berkembang di Indonesia adalah marawis dan rebana. Biasanya kegiatan tersebut banyak ditampilkan pada acara-acara di bulan Ramadhan.
12. Ikut dalam acara buka puasa bersama
Buka puasa adalah waktu yang ditunggu-tunggu setiap harinya di bulan Ramadhan. Kegiatan berbuka puasa bersama dapat dilakukan di sekolah bersama teman-teman, biasanya dilakukan setelah kegiatan pesantren kilat.
Demikian beberapa hal selama bulan Ramadhan yang dapat dilakukan dan tetap harus kita perhatikan. Semoga ibadah Ramadhan kali ini dilancarkan dan dapat memberi lebih banyak berkah untuk kita semua. Amin.
13. Olahraga
Siapa bilang kita tidak bisa berolahraga selama berpuasa? Jangan takut untuk tetap olahraga di bulan puasa. Karena berolahraga saat puasa pun memiliki banyak manfaat. Tipsnya adalah, kamu cukup lakukan olahraga yang ringan saat mendekati waktu berbuka puasa.
Kira-kira 20 sampai 30 menit menjelang buka puasa.nMain basket atau bulutangkis juga tak apa, kamu yang paling tahu kok seberapa besar kemampuan fisik kamu untuk bertahan dan tidak sampai mengalami dehidrasi.
Jadi, mulai sekarang sudah tahu kan hal apa yang akan kamu lakukan untuk mengisi waktu luang selama Ramadhan?














Wahh bagus buat persiapan bulan ramadhan nanti
BalasHapusiya gan kita harus lebih mempersiapkan untuk bulan suci Ramadhan nanti๐
BalasHapusMantap nih gan buat bekal nanti pas ramadhan. Gak terasa habis ini udah mau ramadhan aja.
BalasHapusManteb sob,,semangat buat kita semua
BalasHapusTrims mas. Pas nih udah mo dekat ramadhan
BalasHapus